ini dia kisah perjuangan es teler 77 - Dari tidak lulus sekolah hingga jadi raja waralaba
Jakarta – Bulan suci Ramadan kembali disambut dengan penuh suka cita oleh umat Muslim di berbagai daerah Indonesia. Sejak malam pertama tarawih, masjid-masjid dipenuhi jamaah yang ingin memulai Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah.
Ramadan menjadi momentum istimewa untuk memperbanyak amalan seperti puasa, salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta mempererat tali silaturahmi. Selain menahan lapar dan dahaga, umat Muslim juga diajak untuk menjaga lisan, emosi, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Di sejumlah wilayah, kegiatan sosial seperti pembagian takjil gratis, santunan anak yatim, dan program berbagi sembako mulai digelar oleh berbagai komunitas dan lembaga. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya relawan yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Para tokoh agama mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan. Sepuluh hari terakhir Ramadan pun diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa. Pola makan seimbang saat sahur dan berbuka serta istirahat yang cukup menjadi kunci agar tetap bugar dan produktif.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Ramadan tahun ini diharapkan membawa kedamaian serta keberkahan bagi seluruh umat.
Komentar
Posting Komentar