ini dia kisah perjuangan es teler 77 - Dari tidak lulus sekolah hingga jadi raja waralaba
BANDUNG — Perjalanan Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two 2025/26 resmi terhenti di babak 16 besar. Meski meraih kemenangan 1-0 atas Ratchaburi FC pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026), Maung Bandung tetap tersingkir dengan agregat 1-3.
Tim asuhan Bojan Hodak tampil agresif sejak menit awal. Dukungan ribuan bobotoh di kandang sendiri menjadi suntikan semangat bagi skuad Pangeran Biru untuk mengejar defisit gol dari leg pertama. Sejumlah peluang berhasil diciptakan melalui permainan sayap dan tekanan tinggi di lini pertahanan lawan.
Namun, solidnya barisan belakang Ratchaburi membuat Persib kesulitan menambah gol. Meski mampu mengamankan kemenangan tipis 1-0 di laga kedua, hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan secara agregat.
Sepanjang pertandingan, Persib mendominasi penguasaan bola dan terus menggempur pertahanan tim tamu. Sayangnya, efektivitas penyelesaian akhir menjadi kendala utama. Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol tambahan yang sangat dibutuhkan untuk memperpanjang napas di kompetisi Asia tersebut.
Kegagalan ini sekaligus memupus harapan Persib untuk melangkah lebih jauh di pentas internasional musim ini.
Striker Persib, Andrew Jung, mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan. Ia menilai tim sudah berjuang maksimal, namun hasil akhir tidak sesuai dengan target.
“Kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Menang di kandang tentu penting, tapi kami kecewa karena tidak bisa lolos ke babak berikutnya,” ujarnya.
Dengan berakhirnya kiprah di Asia, Persib kini akan mengalihkan fokus sepenuhnya ke kompetisi domestik. Evaluasi menyeluruh dipastikan dilakukan agar performa tim semakin konsisten dan mampu bersaing di level nasional.
Komentar
Posting Komentar