Messi Jadi Pemilik, Eldense Langsung Menggila! Menang 4-1 atas Real Oviedo

Gambar
  Lionel Messi Saksikan Kemenangan Perdana CD Eldense sebagai Pemilik, Langsung Menang 4-1 SPANYOL — Lionel Messi langsung mendapat kabar menggembirakan setelah resmi mengambil alih kepemilikan CD Eldense. Dari Rosario, Argentina, megabintang asal Argentina tersebut menyaksikan pertandingan perdana klubnya sebagai pemilik ketika Eldense menghadapi Real Oviedo. Hasilnya pun berakhir spektakuler. CD Eldense menang telak 4-1 atas Real Oviedo dalam pertandingan LaLiga Hypermotion, Jumat (2/10/2026). Menariknya, Messi tidak hadir langsung di Stadion Nuevo Pepico Amat. Ia mengikuti pertandingan dari Rosario melalui perangkat digital sambil menikmati mate. Setelah pertandingan, Messi juga menunjukkan kegembiraannya melalui unggahan di Instagram. Sempat Tertinggal Cepat Eldense sebenarnya mengawali pertandingan dengan buruk. Real Oviedo mampu mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan sekitar 20 detik melalui Alberto Reina. Namun, Eldense bangkit pada babak kedua. Roberto López meny...

RUMUS MENGHITUNG HARGA POKOK PENJUALAN ( HPP )



RUMUS MENGHITUNG HARGA POKOK PENJUALAN ( HPP )


Sebelum kita memulai kita harus terlebih dahulu mengenal apa itu Harga Pokok Penjualan. Harga Pokok Penjualan adalah biaya yang timbul dari barang yang diproduksi  dan dijual dalam kegiatan bisnis. Ini termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead. HPP muncul pada laporan laba rugi sebagai komponen utama dari biaya operasi. HPP juga disebut sebagai biaya penjualan.
Harga Pokok Penjualan ini biasanya ada pada perusahaan dagang. Kegiatan perusahaan dagang adalah memperjualbelikan barang dagangan. Kemudian hasil dari penjualan itu dicata dalam akun penjualan. Hasil dari penjualan barang dagangan tersebut mempunyai harga pokok nilai beli yang telah dijual.
Harga Pokok Penjualan mempunyai beberapa komponen diantaranya :
1. Persediaan Awal Barang Dagangan
Persediaan awal barang dagangan merupaka persediaan barang dagangan yang tersedia di awal periode atau tahun buku berjalan. Saldo persediaan awal barang dagangan terdapat dalam neraca saldo periode berjalan atau neraca awal perusahaan atau neraca tahum sebelumnya.
2. Persediaan Akhir Barang Dagangan
Persediaan akhir barang dagangan merupakan persediaan barang dagangan yang tersedia di akhir periode atau akhir tahun buku berjalan. Saldo persediaan ini biasanya diketahui pada data penyesuaian perusahaan pada akhir periode.
3. Pembelian bersih
Pembelian bersih merupakan seluruh pembelian barang dagangan yang dilakukan perusahaan baik pembelian barang dagangan secara tunai maupun pembelian barang dagangan secara kredit, ditambah dengan biaya angkut pembelian tersebut serta dikurangi dengan potongan pembelian dan retur pembelian yang terjadi.
Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan

Ada juga komponen lain dalam perhitungan Harga Pokok Penjualan yaitu biaya angkut, retur pembelian, potongan pembelian, dan sebagainya. Namun komponen-komponen ini tidak menjadi masalah atau tidak mempengaruhi dalam perhitungan Harga Pokok Penjualan. Jika tidak terdapat biaya angkut, retur pembelian, potongan pembelian, dan sebagainya maka Harga Pokok Penjualan masih tetap dapat dhitung.
Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan sebagai berikut :
HPP = Barang tersedia untuk dijual – Persediaan Akhir
Ket :
Barang tersedia untuk dijual = Persediaan Barang dagangan awal + Pembelian bersih
Pembeliaan bersih = (Pembelian + biaya angkut pembelian ) – (ReturPembelian+  Potongan Pembelian)
Cara lain dalam menghitung Harga Pokok Penjualan.
1. persediaan barang dagangan awal (+)
2. pembelian barang dagangan (+)
3. beban angkut pembelian (+)
4. retur pembelian dan pengurangan harga (–)
5. potongan pembelian (–)
6. persediaan barang dagangan akhir (–)
Contoh Soal Harga Pokok Penjualan.
PD Dwi Tirta, Lampung per 31 Desember 2011.
Persediaan barang dagangan (awal)   Rp 10.000.000,00
Pembelian                                         Rp 70.000.000,00
Retur pembelian dan PH                   Rp 1.000.000,00
Potongan pembelian                         Rp 2.000.000,00
Beban angkut pembelian                  Rp 1.000.000,00
Persediaan barang dagangan (akhir)  Rp 12.000.000,00
Ditanya : Hitunglah HPP!
Persediaan barang dagangan (awal)    Rp 10.000.000,00     (+)
Pembelian                                       Rp 70.000.000,00       (+)
Retur pembelian dan PH                   Rp 1.000.000,00         (–)
Potongan pembelian                       Rp 2.000.000,00         (–)
Beban angkut pembelian                  Rp 1.000.000,00         (+)
Persediaan barang dagangan (akhir )    Rp 12.000.000,00       (–)
Harga Pokok Penjualan                     Rp 66.000.000,00
Harga Pokok Penjualan sangat penting karena akan menjadikan laporan keuangan perusahaan dapat dipertanggungjawabkan dan akurat. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat. Jika masih ada yang kurang dan salah, silahkan dikomentari, kita sama-sama belajar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 TIPS CARA KAYA DI USIA MUDA

5 Smartphone Terbaik di Bawah Rp 3 Juta Agustus 2025 – Layar AMOLED, Kamera 50 MP, & Baterai Jumbo

Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier Ungkap Pesan Menyentuh