Kisah Jogi Hendra Atmadja – Dari Biskuit Roma hingga Le Minerale

Gambar
  Kisah Jogi Hendra Atmadja – Dari Biskuit Roma hingga Le Minerale Di balik setiap camilan yang menemani waktu santai kita, ada sosok pengusaha visioner yang membangunnya dari nol. Dialah Jogi Hendra Atmadja , pendiri PT Mayora Indah Tbk , raksasa industri makanan dan minuman asal Indonesia. Lahir di Jakarta, tahun 1946 , Jogi awalnya bukan berasal dari dunia bisnis. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti . Namun, panggilan hatinya ternyata bukan di dunia medis, melainkan di dunia usaha. Pada 17 Februari 1977 , bersama dua rekannya — Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia — Jogi mendirikan PT Mayora Indah . Dengan pabrik pertama di Tangerang, Banten , mereka mulai memproduksi makanan ringan yang kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Produk pertama mereka, biskuit Roma Kelapa , langsung mencuri perhatian publik di era 1970-an. Cita rasa sederhana, namun khas, menjadikan Roma sebagai simbol camilan keluarga Indonesia. Memas...

Ronaldinho - Sang Penyihir Lapangan Hijau



 "Ronaldo de Assis Moreira… dunia mengenalnya dengan nama Ronaldinho.

Lahir pada 21 Maret 1980 di Porto Alegre, Brasil, ia tumbuh dengan cinta pada futsal dan sepak bola pantai. Dari kecil, Ronaldinho sudah menunjukkan bakat luar biasa—hingga dijuluki O Bruxo, sang penyihir bola.

Karier profesionalnya dimulai di Grêmio, sebelum hijrah ke Eropa bersama Paris Saint-Germain. Namun, puncak kejayaannya tiba ketika berseragam Barcelona. Bersama Blaugrana, Ronaldinho menghadirkan sihir sepak bola.
Dribble penuh trik, umpan tanpa melihat, hingga tendangan bebas akurat menjadikannya idola dunia. Tahun 2005, ia meraih Ballon d’Or, sekaligus dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA.



Tak hanya di klub, di timnas Brasil Ronaldinho juga mencatat sejarah. Ia adalah satu-satunya pemain yang pernah memenangkan Piala Dunia, Copa América, Piala Konfederasi, Liga Champions, Copa Libertadores, hingga Ballon d’Or. Sebuah pencapaian yang membuatnya abadi dalam buku sejarah sepak bola.

Setelah Barcelona, ia melanjutkan perjalanan bersama AC Milan, Flamengo, Atlético Mineiro, hingga Fluminense. Dimanapun bermain, Ronaldinho selalu membawa kegembiraan. Dengan 853 penampilan dan 328 gol sepanjang kariernya, ia dikenang bukan hanya karena trofi, tapi juga karena caranya membuat sepak bola terasa indah.

Bagi dunia, Ronaldinho bukan sekadar pemain… ia adalah simbol kreativitas, senyuman, dan sihir sepak bola yang tak akan pernah terlupakan."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Smartphone Terbaik di Bawah Rp 3 Juta Agustus 2025 – Layar AMOLED, Kamera 50 MP, & Baterai Jumbo

Ratu Shima, Penguasa Bijak dari Kerajaan Kalingga yang Menanamkan Nilai Kejujuran

Cara Agar Tidak Malas