BREAKING! LPDP Akhirnya Buka Suara Soal Alumni 'Bangga Anak Jadi WNA', Suami Kini Terancam Sanksi Berat!

Gambar
  SIMA News: BREAKING! LPDP Akhirnya Buka Suara Soal Alumni 'Bangga Anak Jadi WNA', Suami Kini Terancam Sanksi Berat! JAKARTA  – Jagat media sosial tengah diguncang kontroversi hebat. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya resmi angkat bicara terkait aksi salah satu alumninya,  Dwi Sasetyaningtyas (DS) , yang secara terbuka menyatakan kebanggaannya karena sang anak resmi menjadi Warga Negara Asing (WNA). Unggahan tersebut langsung memicu amarah netizen. Pasalnya, DS merupakan lulusan beasiswa yang dibiayai penuh oleh uang pajak rakyat Indonesia dengan semangat nasionalisme. 🔴 Poin-Poin Panas yang Perlu Kamu Tahu: Pernyataan LPDP:  Melalui akun @lpdp_ri, lembaga ini menyayangkan tindakan DS. Pernyataannya dinilai  tidak memiliki integritas, etika, dan profesionalisme  yang seharusnya dimiliki seorang  awardee . Status DS:  Secara hukum, DS dinyatakan telah lulus sejak 2017 dan sudah menuntaskan masa pengabdian (2n+1). Artinya, secara ko...

Kisah Inspiratif Eka Tjipta Widjaja - SINARMAS GROUP



Dari bocah miskin yang hanya tamat SD… menjadi raja bisnis dengan aset puluhan triliun rupiah. Inilah kisah inspiratif dari Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas Group.

Lahir di Tiongkok tahun 1921, Eka pindah ke Makassar saat usianya baru 9 tahun. Hidup keluarganya serba kekurangan. Ia hanya sempat sekolah sampai tingkat SD.

Demi membantu orangtuanya, Eka mulai berjualan biskuit dan kembang gula keliling kota. Di usia 17, ia sudah tahu bagaimana caranya mencari peluang dan bertahan.

Tapi usahanya hancur ketika Jepang datang ke Indonesia. Eka tak menyerah. Ia terus mencoba—jual semen, gula, hingga kopra. Bahkan pernah jadi kontraktor kuburan!

Bisnis sempat merugi besar. Eka sampai menjual mobil dan cincin kawin. Tapi dari titik itulah, ia bangkit. Ia belajar bahwa kegagalan adalah bagian dari proses.

Tahun 1968, ia mendirikan pabrik minyak goreng Bimoli. Lalu Tjiwi Kimia, perusahaan kertas dan bahan kimia. Usahanya terus berkembang ke sawit, real estat, hingga perbankan.

Tahun 1982, Eka membeli Bank Internasional Indonesia (BII) dan menjadikannya raksasa keuangan. Ia juga membangun pusat perbelanjaan seperti ITC Mangga Dua dan Mal Ambassador.

Menurut Forbes, Eka pernah menjadi orang terkaya kedua di Indonesia, dengan aset mencapai lebih dari 27 triliun dolar rupiah. Ia membuka lapangan kerja untuk puluhan ribu orang.

Tak hanya kaya, Eka juga dermawan. Ia mendirikan Eka Tjipta Foundation—membiayai ribuan beasiswa, terutama bagi anak-anak dari daerah terpencil untuk membangun kembali kampung halamannya.

Di akhir hayatnya, Eka menerima banyak penghargaan—termasuk dari Presiden RI dan Forbes Asia. Ia wafat di usia 97 tahun, namun warisannya terus hidup lewat Sinar Mas dan generasi muda yang ia bantu.

Eka Tjipta Widjaja mengajarkan kita satu hal penting:

Kesuksesan bukan tentang di mana kamu memulai, tapi seberapa besar tekadmu untuk terus maju.

Dari pedagang keliling jadi konglomerat… kisah ini layak untuk dikenang dan diteladani.

Eka Tjipta Widjaja adalah bukti nyata bahwa kerja keras, keberanian mengambil risiko, dan semangat pantang menyerah bisa mengubah segalanya. 

Apakah kamu ingin sukses  seperti Eka Tjipta Widjaja, Komen dan share video ini agar lebih banyak menebarkan inspirasi kesuksesan !



Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Smartphone Terbaik di Bawah Rp 3 Juta Agustus 2025 – Layar AMOLED, Kamera 50 MP, & Baterai Jumbo

Ratu Shima, Penguasa Bijak dari Kerajaan Kalingga yang Menanamkan Nilai Kejujuran

Konflik SEAblings vs Knetz Memanas, Berawal dari Insiden Konser DAY6 di Kuala Lumpur