BREAKING! LPDP Akhirnya Buka Suara Soal Alumni 'Bangga Anak Jadi WNA', Suami Kini Terancam Sanksi Berat!

Gambar
  SIMA News: BREAKING! LPDP Akhirnya Buka Suara Soal Alumni 'Bangga Anak Jadi WNA', Suami Kini Terancam Sanksi Berat! JAKARTA  – Jagat media sosial tengah diguncang kontroversi hebat. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya resmi angkat bicara terkait aksi salah satu alumninya,  Dwi Sasetyaningtyas (DS) , yang secara terbuka menyatakan kebanggaannya karena sang anak resmi menjadi Warga Negara Asing (WNA). Unggahan tersebut langsung memicu amarah netizen. Pasalnya, DS merupakan lulusan beasiswa yang dibiayai penuh oleh uang pajak rakyat Indonesia dengan semangat nasionalisme. 🔴 Poin-Poin Panas yang Perlu Kamu Tahu: Pernyataan LPDP:  Melalui akun @lpdp_ri, lembaga ini menyayangkan tindakan DS. Pernyataannya dinilai  tidak memiliki integritas, etika, dan profesionalisme  yang seharusnya dimiliki seorang  awardee . Status DS:  Secara hukum, DS dinyatakan telah lulus sejak 2017 dan sudah menuntaskan masa pengabdian (2n+1). Artinya, secara ko...

Apa Itu NFT?

 

Apa Itu NFT? Teknologi Digital yang Mengubah Cara Kita Memiliki Karya Seni dan Aset Virtual




Jakarta, 6 Juli 2025 — Dalam beberapa tahun terakhir, istilah NFT semakin sering terdengar di dunia digital, seni, dan bahkan musik. Tapi apa sebenarnya NFT itu?

NFT adalah singkatan dari Non-Fungible Token, yaitu aset digital unik yang tersimpan di teknologi blockchain. Tidak seperti mata uang kripto seperti Bitcoin atau Ethereum yang bisa saling dipertukarkan satu sama lain, NFT memiliki nilai dan identitas yang tidak bisa diganti atau disamakan. NFT digunakan untuk mewakili kepemilikan atas objek digital, seperti gambar, video, musik, bahkan item dalam game.

Menurut para ahli teknologi, NFT menjadi solusi untuk memberikan bukti kepemilikan digital atas karya yang sebelumnya mudah disalin atau dibajak di internet.

“Dengan NFT, seniman bisa menjual karya mereka secara langsung ke pembeli tanpa perantara, dan karya itu bisa dipastikan keasliannya melalui blockchain,” kata Dimas Arya, analis teknologi dari Digital Insight Indonesia.

NFT mulai dikenal luas sejak tahun 2021 ketika sebuah karya seni digital berjudul "Everydays: The First 5000 Days" karya Beeple terjual seharga lebih dari 69 juta dolar AS dalam lelang di Christie’s.

Namun, popularitas NFT tidak lepas dari kontroversi. Banyak pihak mempertanyakan nilai nyata dari aset digital tersebut, serta dampak lingkungannya karena konsumsi energi blockchain yang tinggi.

Meski begitu, NFT telah membuka peluang baru bagi kreator, kolektor, dan pengembang teknologi. Di Indonesia sendiri, beberapa artis dan musisi mulai menjual karya mereka dalam bentuk NFT sebagai bentuk adaptasi terhadap era digital.

Kesimpulan

NFT bukan sekadar tren sementara, melainkan simbol transformasi dalam dunia digital. Di tengah pro dan kontra, teknologi ini terus berkembang dan mungkin akan membentuk masa depan cara kita memiliki dan menghargai karya seni digital.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Smartphone Terbaik di Bawah Rp 3 Juta Agustus 2025 – Layar AMOLED, Kamera 50 MP, & Baterai Jumbo

Ratu Shima, Penguasa Bijak dari Kerajaan Kalingga yang Menanamkan Nilai Kejujuran

Konflik SEAblings vs Knetz Memanas, Berawal dari Insiden Konser DAY6 di Kuala Lumpur