BREAKING! LPDP Akhirnya Buka Suara Soal Alumni 'Bangga Anak Jadi WNA', Suami Kini Terancam Sanksi Berat!

Gambar
  SIMA News: BREAKING! LPDP Akhirnya Buka Suara Soal Alumni 'Bangga Anak Jadi WNA', Suami Kini Terancam Sanksi Berat! JAKARTA  – Jagat media sosial tengah diguncang kontroversi hebat. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akhirnya resmi angkat bicara terkait aksi salah satu alumninya,  Dwi Sasetyaningtyas (DS) , yang secara terbuka menyatakan kebanggaannya karena sang anak resmi menjadi Warga Negara Asing (WNA). Unggahan tersebut langsung memicu amarah netizen. Pasalnya, DS merupakan lulusan beasiswa yang dibiayai penuh oleh uang pajak rakyat Indonesia dengan semangat nasionalisme. 🔴 Poin-Poin Panas yang Perlu Kamu Tahu: Pernyataan LPDP:  Melalui akun @lpdp_ri, lembaga ini menyayangkan tindakan DS. Pernyataannya dinilai  tidak memiliki integritas, etika, dan profesionalisme  yang seharusnya dimiliki seorang  awardee . Status DS:  Secara hukum, DS dinyatakan telah lulus sejak 2017 dan sudah menuntaskan masa pengabdian (2n+1). Artinya, secara ko...

Phaitoon Thiabma - Sang Legenda Persijap Jepara

 "Phaitoon Thiabma: Dari Lopburi ke Jepara, Jejak Sang Pejuang Lapangan Hijau"


Di sebuah kota kecil bernama Lopburi, Thailand, lahirlah seorang anak yang kelak akan menjadi andalan di lapangan hijau. Phaitoon Thiabma, lahir pada 13 September 1981, tumbuh dengan mimpi sederhana: menjadi pemain bola yang bisa membanggakan bangsanya.


Karier mudanya dimulai di Debsirin School, tempat ia mengasah bakat dari tahun 1996 hingga 1998. Tak butuh waktu lama, pada usia 18 tahun, ia direkrut oleh Osotsapa FC, klub papan atas Liga Thailand.


Selama tujuh tahun membela Osotsapa, Phaitoon membuktikan kemampuannya sebagai pemain serba bisa. Salah satu pencapaian terbesarnya datang pada tahun 2002, ketika ia membawa Osotsapa menjuarai Royal Cup, dan di tahun yang sama, ia juga menjadi bagian dari skuad Tim Nasional Thailand yang menjuarai Tiger Cup—sekarang dikenal sebagai AFF Cup.


Namun, karier Phaitoon tak berhenti di negeri sendiri. Tahun 2006, ia memulai petualangan barunya di Indonesia bersama Persijap Jepara. Empat musim ia bermain di Liga Indonesia, menghadirkan gaya permainan disiplin dan loyalitas tinggi. Di mata pendukung Persijap, Phaitoon bukan hanya pemain asing—ia adalah keluarga.


Setelah dari Jepara, Phaitoon kembali ke Thailand dan membela sejumlah klub seperti Muangthong United, PTT Rayong, dan Osotspa Samut Prakan, sebelum mengakhiri kariernya di tahun 2017 bersama Kopoon Warrior.


Meski tak mencetak banyak gol, kontribusi Phaitoon selalu terasa di lini tengah. Ia adalah pemain yang bekerja dalam senyap—membangun serangan, memutus permainan lawan, dan menjaga ritme tim.


Kini, di usianya yang ke-43, Phaitoon telah pensiun dari dunia sepak bola profesional. Tapi jejaknya tetap abadi di hati para penggemar bola—baik di Thailand, maupun di Jepara.


Personal information
Full namePaitoon Tiebma
Date of birth13 September 1981 (age 43)
Place of birthLopburi, Thailand
Height1.74 m (5 ft 8+12 in)
Position(s)Right Back, Right Winger
Youth career
1996–1998Debsirin School
Senior career*
YearsTeamApps(Gls)
1999–2006Osotsapa61(15)
2009–2010Persijap Jepara55(3)
2010→ Osotsapa (loan)32(3)
2011Muangthong United6(0)
2012–2013Osotsapa40(0)
2014PTT Rayong31(0)
2015Osotspa Samut Prakan10(0)
2016Nakhon Pathom United19(0)
2016Phrae United12(0)
2017Kopoon Warrior15(0)
Total281(21)
International career
2002–2004Thailand8(0)
* Club domestic league appearances and goals

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Smartphone Terbaik di Bawah Rp 3 Juta Agustus 2025 – Layar AMOLED, Kamera 50 MP, & Baterai Jumbo

Ratu Shima, Penguasa Bijak dari Kerajaan Kalingga yang Menanamkan Nilai Kejujuran

Konflik SEAblings vs Knetz Memanas, Berawal dari Insiden Konser DAY6 di Kuala Lumpur